. . .
Rekam medis pasien yang baru digarap setengah itu ditatapnya tidak niat. Wanita itu meletakkan bolpennya, menyandar pada kursi kerja dan berputar-putar malas.
Nama psikiater itu Rina, dan ia baru bertengkar hebat dengan suaminya : Aran. Masalahnya sepele, sebenarnya: Rina memintanya untuk mengantar dirinya ke rumah sakit pagi tadi, tapi Aran menolaknya dan berkata bahwa ia mau bermalas-malasan di apartemen saja--ya, mentang-mentang ia sedang kosong tugas, tapi tetap saja, manusia macam apa yang bermalas-malasan di hari senin?!